Netbook
atau notebook, atau yang leih kita kenal dengan laptop, merupakan sebuah barang
elektronik yang digunakan untuk memudahkan pekerjaan manusia. Laptop merupakan bentuk minimalis dari computer. Di era
modern ini, eksistensi dari laptop mencapai puncaknya. Hal ini disebabkan
karena kepraktisan dari benda ini untuk dibawa kemana pun dan kapan pun.
Terkecuali waktu hujan :D.
Tapi, tahukah sob, bahwa laptop mempunyai musuh-musuh
alaminya. Pertama, adalah kotoran atau debu. Debu adalah pengganggu kecil yang
mampu membuat system dalam laptop kita berkerja ekstra keras, sehingga
menimbukan panas yang berlebihan pula. Tentu saja hal ini membuat mesin laptop akan
cepat aus. Akan tetapi perkara ini kurang di sadari oleh para user. Mereka akan
mengetahui bahwa laptop mereka bermasalah dengan debu pada saat laptop mereka
mulai menunjukkan pemanasan yang tidak wajar. Solusi yang
ditempuh kebanyakan adalah, bongkar laptop dan membersihkannnya di
dealer-dealer laptop. Tentu saja hal ini akan memakan biaya.
Musuh
laptop yang kedua adalah air. Air
merupakan musuh laptop yang lebih berbahaya dari sekedar debu. Karena air dapat
menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Air yang dimaksud disini bukan hanya
air yang turun dari langit, atau yang mengalir di sungai. Akan tetapi lebih
dari itu. Pernah bawa laptop ke ruang ber-AC? Nah itulah salah
satu penyebab air bisa masuk dalam komponen laptop. Jika salah satu komponen
terkena air biasanya harus diganti dengan yang baru. Oleh sebab itulah jika
sampai laptop terkena air, bisa memakan biaya banyak dalam hal penangannya.
Tips
1.
Mengurangi akumulasi debu yang masuk.
Ø Hindari
pemakaian laptop di tepi jalan raya apa lagi jalan yang belum di aspal (walau
di situ ada internet gratisnya :D).
Ø Harap memperhatikan penggunaan kipas (cooling pad), lebih baik di cek kebersihan dulu kipasnya
agar meminimalisir masuknya debu.
Ø Penyimpanan
laptop juga harus diperhatikan. Jika lingkungan berdebu, lebih baik di simpan dalam
wadah tertutup (tas atau yang lainnya).
Ø Gunakan
pelindung pada keyboard agar debu tidak masuk ke sela-sela keyboard.
2. Menghindari
air.
Ø Jangan
mencoba bepergian saat hujan dengan membawa laptop.
Ø Perhatikan saat
menggunakan laptop di ruang ber-AC. Saat laptop panas, kemudian anda masuk ke
ruang ber-AC, maka akan terjadi proses fisika, yaitu pengembunan. Nah,
inilah yang berbahaya.
Ø Masuklah
ke ruang ber-AC saat kondisi laptop benar-benar normal (saat laptop tidak
panas).
Ø Jika
anda terpaksa membawa laptop saat sedang panas ke ruang ber-AC, maka sebisa
mungkin untuk tidak mengeluarkannya dari tas anda, lebih-lebih menyalakannya.
Ø Yang
terpenting dari hal di atas, adalah anda harus bisa mengkondisikan laptop anda
untuk menurunkan panasnya secara bertahap.
Demikian
beberapa pengetahuan yang bisa dibagikan untuk para pembaca www.karya9.blogspot.com,
jika dalam penulisan menyinggung pihak lain (produk, merk, pribadi, ataupun
golongan) penulis menghaturkan permintaaan maaf yang sebesar-besarnya. Karena tidak ada niat dari penulis untuk melakukan hal
itu.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semuanya. Untuk para
pembaca silakan di ambil yang baik dan jangan di ambil yang buruk. Dan
penulis meminta maaf jika ada beberapa opini dalam penulisan, serta tidak
adanya unsur observasi/penelitian.
SEKIAN






